TIGA hari Noris uring-uringan. Penjual dari warung sebelah itu saki gigi. Katanya, semua berawal dari gusinya yang sakit. Maka, pemandangan lucu dan menarikpun tersaji. Bayangkan, pipi kanannya ditempeli koyo abu-abu saat kami menunggu ada tidaknya bahan yang bisa kami bawa untuk diolah di warung kami masing-masing.
Tak cuma itu. Dia juga banyak diam menahan sakitnya. Aneka obat yang dianggap bisa mengusir sang sakit dicoba. Sampai dia sendiri muntah-muntah! Sembuh?? tentu tidak!
Dia juga terus menyumpah-nyumpah sambil teriak,”lagu Meggy Z bohooong.. Salah, salah lagu itu. Dari pada sakit gigi mending sakit hati. Sakit hati sehari juga baik!”
Tapi herannya, dia ndak juga pergi ke dokter. Heran juga dia tetep bekerja. Ampuuunn..bagaimana bisa sih sakit gigi kok tetap keliling naik motor cari bahan, mengolahnya hingga siap disajikan di warung? Ndak cuma itu, kami yang giginya sehat walafiat masih dengan penuh suka cita mengganggu dan meledeknya! Tega nian ya.. Tapi sang pesakit masih bisa menanggapi biarpun sambil ngedumel. Hmm..jadi mikir. Apa iya si Meggy Z salah seperti yang dia bilang?
Nahh..hari ketiga Noris ndak tahan. Sore, kami memaksanya ke dokter. Maka, RS Kramat 128 jadi pilihan. Ini semata karena lokasinya yang searah dengan warungnya. Saya dan Dije mengawal. Tak lama, Kendi, Isa dan Noval datang juga. Semangat kebersamaan Pena Timur. Begitu kata si Kendi yang pernah ‘dijenguk’ saat nyeruduk trotoar Lapangan Banteng.
Sekitar setengah jam mulut Noris diotak-atik ibu dokter cantik yang tampak wangi (lho..wangi kok kelihatan ya?), uang Rp 145.000 pun melayang. Obatnya? Rp 170 saja untuk ponstan dan antibiotik. Tapi upss..Isa memberi pilihan. “Obat generik ajahhh,” teriaknya. Harganya? Rp 15.000. Saya bengong ndak yakin. Kasirnya bilang, komposisi sama hanya pabriknya beda. Ok, 15.000 rupiah jadi!
Besoknya, suara Noris sudah nyaring lagi. Dia juga langsung lancar membalas serangan ejekan. Meggy Z pun tak lagi dimaki-maki dengan tudingan ndak becus bikin lagu.
Menuliskan itu semua..membuat saya teringat satu pesan yang masuk melalui YM! saya. Pesan itu dikirimnya dalam menyambut Minggu Kawan Sedua (halah..peringatan opo mneh iki yo?). Begini pesan dari sohib semasa sekolah saya itu: Tahukan hubungan 2 biji mata anda? Mereka bergerak bersama, menangis bersama, tidur bersama bahkan menutup pandangan terakhirpun bersama sekalipun keduanya tak pernah saling melihat..kecuali melalui cermin. Persahabatan seharusnya seperti itu.
Begitukan? Saya ndak tau. Tapi buat saya, teman yang baik ndak akan menjerumuskan saat temannya melangkah ke jalan yang salah. Setuju kan? Setujulaaahh..
Arsip untuk ‘teman’ Kategori
Meggy Z salah?
Agustus 15, 2008memerdeka
Mei 2, 2008satu temanku pergi
aku tak menangisi
bukan karena ia tak istimewa lagi
lebih karena ia memilih membebaskan diri
ngobrol
April 14, 2008saya: haloo..kayak yang melamun sih?
teman: saya mencoba tetap disini. tapi jiwa yang dicari belum ketemu
saya: apa dong yang bisa saya bantu?
teman: hah..? beri saya indra lagi
saya: wahh..kalau itu sih buka saja semua sel yang ada di dalam dirimu. di badanmu, di hatimu, di pikiranmu.
teman: (geleng-geleng. menolak atau menganggap salah saran saya ya?)
catatan:
teman saya adalah seorang pencari
saya? orang bodoh yang banyak kepingin tahu
belajar dari anak-anak
Maret 21, 2008Saya akhirnya datang juga ke pertemuan keluarga buruh pabrik. Tanpa perlu berdusta tapi juga tak perlu mengikuti arus. Saya datang sepenuh raga. Jiwa yang sempat tertinggal akhirnya hadir setelah membeli selembar karcis Rp 10.000 yang bisa kudapat gratis seperti mereka.
Sayang saya datang sangat terlambat. Saya tak bisa ‘menikmati’ tawa mereka yang berpesta seperti saran seorang teman. Tapi saya bisa melihat bagaimana senyum mengembang di wajah bocah-bocah itu kala berkecipak dengan air. Senyum kebagahagiaan. Ah, malu saya melihat kepolosan mereka.
Malu karena saya sudah menyamaratakan semua yang hadir dalam pertemuan itu adalah orang yang tak pantas bepesta. Anak-anak..apa yang mereka tahu tentan cara mendapatkan uang untuk membeli secontong es krim? Tak ada. Mereka hanya tau es krim itu manis dan dingin. Enak.
Halo anak-anak teman sepabrik, maafkan saya ya.